Presentation is loading. Please wait.

Presentation is loading. Please wait.

Prof. Mochamad Lazuardi, drh., MSi

Similar presentations


Presentation on theme: "Prof. Mochamad Lazuardi, drh., MSi"— Presentation transcript:

1 Prof. Mochamad Lazuardi, drh., MSi
Pemanfaatan PNP asal Hewan yang tak menyebabkan gangguan kesehatan pada tubuh Prof. Mochamad Lazuardi, drh., MSi WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

2 Regulasi: UU 33/2014 : UU keahalalan dari KEMENAG
UU 8/1999 tentang perlindungan konsumen terutama Ps 58 ayat 4 produk hewan yang akan di produksi di dalam negeri dan atau KKNI No. 394 thn 2014 tentang bidang penyelegaraan kesehatan hewan Juru sembelih KKNI 196, 2014 tentang teknik penyembelihan PP 95, 2012 : KESMAVET DAN KESRAWAN, terutama Ps 3 KEPUTUSAN KEPALA BADAN KARANTINA PERTANIAN No. 499.a/Kpts/PD /L/12/2008 : Pedoman persyaratan teknis instalasi karantina hewan untuk produk hewan pangan PP no. 47, 2014 tentang pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

3 Prod non pangan yang sering dimanfaatkan:
Tulang Bulu darah Bulu Cangkang telur WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

4 Manfaat PNP asal hewan Produk non pangan Keperluan untuk 1. Bulu
Shutle cook, Pakaian tebal, kosmetika 2. Minyak Bahan pembakar, kosmetika 3. Darah Bahan obat, darah untuk kultur sel 4. Tulang Unyuk karya seni pahat, Gelatin untuk kapsul. 5.Feses Rabuk 6. Kulit Sepatu , sandal sabuk dsb 7. Rambut Kosmetika 8. Cangkang kura-kura Cindera mata rumah tangga 9. Castoreum Minyak kulit dari Berang-Berang untuk campuran parfum, flavouring agent 10. Kasein Dapat dimanfaatkan untuk plastik, kosmetika, perekat adhesive dan cat tembok. WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

5 Lanjutan Produk non pangan Keperluan untuk 11. Keratin
Tanduk, gading, taring 12. Koral Cindera mata 13. Lanolin Bahan obat 14. Lemak hewan 15. Mutiara Asesorius 16. Spons laut Hiasan dinding 17. Sutra Pakaian 18. Urine Bahan-diagnostik dan obat 19. Wool 20. Venom Flavouring agent 21. Plasma darah Penambah kultur sel / jaringan in vitro, stem cell (sel puncta) WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

6 RESIKO PROD. HWN NON PANGAN
ZOONOSIS Penjaminan kebersihan sarana, prasarana, peralatan, lingkungan Mencegah bersarangnya hwn penggangu Clean SDM Cegah kontaminan biologis, kimia, fisik PHNP RUMAH POTONG HEWAN Tempat pengumpulan dan penjualan Pengangkutan MENCEMARI LINGKUNGAN WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

7 KRITERIA SEHAT: WHO Gangguan pada kesehatan
Mencemari habitat hidup mahluk hidup Cemaran mikroba contoh clostridium botulis Cemaran parasit Cemaran Jamur dan virus Menimbulkan pengaruh jangka panjang seperti kemunculan kanker Mencemari lingkungan darat, laut dan udara Menimbulkan gangguan keseimbangan ekosistem WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

8 CARA I : INFEKSI KE MANUSIA
WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

9 CARA II : INFEKSI KE MANUSIA
WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

10 WILAYAH ORGAN MANUSIA YANG MUDAH TERINFEKSI :
Wilayah organ reproduksi pria/wanita dan anal Mata dan konjuctiva Kulit dan rambut Hidung Kuku tangan, kaki WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

11 DAMPAK PADA KESEHATAN MANUSIA
Terinfeksi kuman, jamur dan virus yang terkandung pada Bahan non pangan hasil olahan asal ternak Hipersensitif akibat alergen yang terdapat pada produk non pangan asal hewan WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

12 Gambaran sel darah merah yang terinfeksi PNP tercemar kuman /parasit
Sel darah merah terkena parasit darah Kulit terkena parasit inter seluler Infeksi pada kulit manusia WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

13 PRODUK KOTORAN SAPI DAN TULANG
MANFAAT DAN BAHAYA STRATEGI PENGAMAN Bermanfaat untuk pupuk organik Dapat dimanfaatkan untuk arang dan dapat digunakan sebagai defluoridasi pada hara tanah Mudah berjamur dan kuman Dapat mencemari ekosistem Diaplikasikan hanya untuk pupuk dan arang Sebagai pupuk dan arang tak lebih 1-2 % dari luas tanam, kecuali untuk hal-hal lain Penggunaan harus segar (tak dapat disimpan lama) Mutlak membutuhkan udara dan panas matahari agar tak ditumbuhi jamur WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

14 BULU MANFAAT DAN BAHAYA STRATEGI PENGAMANAN
Hanya cocok untuk kebutuhan alat-alat rumah tangga dan peralatan olah raga serta kosmetika Mudah terkontaminasi jamur, kuman, virus dan parasit Dapat menginfeksi kulit manusia yang memproses bulu tersebut Harus tetap terpapar sinar matahari Dijaga agar kelembaban tetap kering yang tak memungkinkan tumbuhnya jamur Dijaga munculnya serangga dan lalat yang sering meningkatkan jumlah cemaran mikroba Tidak dapat disimpan lama WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

15 TULANG DAN HACURAN LIGAMEN
MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN Sering dimanfaatkan untuk campuran pakan ternak Sering dimanfaatkan untuk kosmetika Seandainya tulang bekan penderita penyakit virus maka unsur prionnya masing memungkinkan ikut dalam hancuran tepung tersebut Bahaya prion adalah bisa melakukan template dengan unsur pasangan basa subyek yang mengkonsumsi pakan dan mampu melakukan duplikasi dari pasangan basa tersebut sekaligus memperbanyak diri. Inilah yang memicu munculnya sel kanker Mencuci dengan pelarut organik kuat yang mampu melarutkan unsur prion yang mungkin terdapat Hindari penyimpanan lembab dan terkena sinar matahari langsung Tidak dapat disimpan dalam waktu lama WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

16 MINYAK DAN LEMAK MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Bidang obat-obatan dan kosmetika Peralatan industri rumah tangga Sering mengalami Ransid Media yang terbaik parasit, kuman, jamur dan virus Bila mengalami ransid maka yang berbahaya adalah sifat alergeniknya Dihindari penyimpanan dalam jumlah banyak Seandainya disimpan harus dalam – 200C. Penggunaan harus selalu segar untuk menjaga agar tak erjadi ransid Hindari sinar matahari dan kelembaban udara yang basah WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

17 KULIT dan CANGKANG MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Kulit dan cangkang merupakan media yang baik berkembangnya parasit, jamur dan virus, kuman Seandainya bekas suatu penyakit maka dan dilakukan pengeringan maka unsur basanya masih terdapat. Unsur basa inilah yang dapat menimbulkan alergen. Unsur basa sering disebut “Prion” bagian dari virus atau pecahan virus. Untuk anak-anak masih 1-2 tahun dapat terjadi masuknya Prion Dilakukan perendaman dengan antiseptik dan desinfektansia kuat Harus disimpan dalam ruang kering Dihindari penyimpanan yang lembab Penyimpanan dalam kotak yang tak tembus sinar matahari sangat dianjurkan Bila ingin disimpan lama maka dilakukan penyimpanan -200C WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

18 DARAH MANFAAT DAN BAHANYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering di gunakan untuk bahan-bahan diagnostik atau medium kuman Bila disimpan kondisi tidak steril sering ditumbuhi jamur, kuman dan virus Disimpan dalam – 20 0C Disimpan dalam suasana aseptik Pemusnahan dilakukan pembakaran diatas C WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

19 PlASMA DARAH MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering di gunakan untuk plasma expander Bermanfaat untuk kultur sel sebagai penambah unsur penumbuh sel (growth promotor) Medium terbaik untuk jamur dan kuman serta virus Disimpan dalam kondisi aseptik Pemusnahan dilakukan pembakaran di atas 150 0C Hindari terkontaminasi jamur, kuman dan virus Penyimpanan di bawah – 200C Penggunaan dalam ruang steril (clean bench) WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

20 KOTORAN BAHAYA DAN MANFAATNYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering digunakan untuk penambah kesuburan tanah terutama kandungan nitrogen Merupakan medium yang baik untuk jamur, kuman dan parasit Harus selalu terpapar sinar matahari Hindari penyimpanan yang lembab karena akan memunculkan jamur Hindari adanya lalat yang akan menyebabkan pembawa kuman dan jamur dari tempat kotoran ke tempat non-kotoran atau sebaliknya WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

21 RAMBUT MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering digunakan untuk peralatan rumah tangga dan kosmetika Merupakan medium yang baik jamur, kuman dan virus Dikemas dalam wadah aseptik Wadah penyimpanan harus kering sehingga jamur tak mudah tumbuh Sesekali dilakukan penyinaran UV agar tetap aseptik WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

22 LANOLIN (adeps lanae 70% : air 30%)
BAHAYA DAN MANFAATNYA STRATEGI PENGAMANAN Sering digunakan untuk kosmetika Merupakan ekstrak dari lemak bulu domba (adeps lanae) Sering terjadi alergen pada manusia Tidak disimpan dalam jumlah yang banyak Disimpan dalam susana sejuk Tidak tahan terhadap sinar matahari WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

23 KASEIN MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering digunakan untuk produksi bahan perekat dan tahan air Kasein menyebabkan alergi pada kulit manusia Sering digunakan untuk kosmetika sebagai emulsigator Hanya untuk kegunaan kosmetik untuk topikal Tidak tahan terhadap sinar matahari Penyimpanan harus aseptik Hindari penggunaan kosmetik pada orang-orang yang alergi kasein WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

24 KERATIN MANFAAT DAN BAHAYANYA STRATEGI PENGAMANAN
Sering digunakan untuk kosmetik Mengandung unsur alergenik terutama hidrolisis keratin Tidak tahan terhadap sinar matahari Penyimpanan dihindari suasana yang lembab sebab sering tumbuh jamur Bagi orang-orang yang menderita alergi, jangan menggunakan kosmetik yang mengandung keratin WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

25 VENOM = flavouring agent
MANFAAT DAN BAHANYA STRATEGI PENGAMAN Sering digunakan untuk menutupi rasa bau amis atau bau menyengat Sering digunakan untuk kosmetik Menyebabkan alergi terhadap ras orang-orang tertentu terutama ras mgoloid dan eropa Tak tahan terhadap sinar matahari oleh karena itu wadah harus tak tembus cahaya (in aktinis) Penyimpanan harus kering dan sejuk Bagi orang-orang yang tahan alergi, hindari penggunaan kosmetik dengan bahan dasar VENOM WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

26 REGULASI EU 2015 (Animal by-product= ABP)
Regulation (EC) No. 1069/2009 of the europa parliament and council of 21 oct 2009 : Semua produk kosmetik berbahan dasar hewan harus berasal dari hewan-hewan yang bebas penyakit-penyakit membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan Data Risk analysis terhadap negara-negara yang mengeksport produk hewan non pangan tentang zoonotoc diseases dan penyakit hewan menular lainnya harus disertakan. Kontrol ketat dilakukan oleh European Food safety Authority dengan regulasi No. 1774/2002, No. 853/2004 WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

27 HARAPAN-HARAPAN: Indonesia memiliki Lembaga Kontrol atas perintah UU 18, di bawah otoritas veteriner bersifat multi disiplin dengan stake holder KEMENTAN Membuka peluang bagi lembaga profesi kepakaran atau keahlian yang telah resmi terdaftar di Indonesia untuk mengkontrol lalulintas produk non pangan asal hewan Importir produk non pangan asal hewan harus disertai dengan data Risk analisys penyakit hewan asal negara itu berasal WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

28 LANJUTAN HARAPAN-HARAPAN
Importir yang memasukkan produk jadi atau setengah jadi mengandung produk hewan non pangan dengan koordinasi dari petugas KESMAVET tingkat pusat dan daerah, harus menyertakan data 5 tahun terakhir kasus zoonotik di negara dimana produk hewan tersebut dieksport Tingkat Provinsi JATIM diharapkan telah dibentuk SATGAS khusus bekerjasama dengan pakar di UNIVERSITAS maupoun Organisasi Profesi untuk memeriksa keamanan produk non pangan asal hewan yang kelak digunakan untuk (1) kosmetika, (2) obat-obatan, (3) alat-alat kecantikan, (4) asesori untuk anak-anak dan dewasa, (5) peralatan rumah tangga lainnya. WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015

29 TERIMA KASIH WORKSHOP PENGAWASAN LALU LINTAS PRODUK HEWAN NON PANGAN DISPET PROV JATIM 22 APRIL 2015


Download ppt "Prof. Mochamad Lazuardi, drh., MSi"

Similar presentations


Ads by Google