Presentation is loading. Please wait.

Presentation is loading. Please wait.

TAKWA TAKWA. A. PENGERTIAN TAQWA 1. Takut kepada ALLAH : menjaga dan memelihara diri dari siksaan dan kemurkaan Allah SWT 2. Ketaatan dan ibadah : taat.

Similar presentations


Presentation on theme: "TAKWA TAKWA. A. PENGERTIAN TAQWA 1. Takut kepada ALLAH : menjaga dan memelihara diri dari siksaan dan kemurkaan Allah SWT 2. Ketaatan dan ibadah : taat."— Presentation transcript:

1 TAKWA TAKWA

2 A. PENGERTIAN TAQWA 1. Takut kepada ALLAH : menjaga dan memelihara diri dari siksaan dan kemurkaan Allah SWT 2. Ketaatan dan ibadah : taat menjalankan dan melaksanakan perintah Allah SWT 3. Bersih hati : menjauhi segala larangan Allah SWT Menurut H A Salim, takwa adalah sikap mental seseorang yang selalu ingat dan waspada terhadap sesuatu dalam rangka memelihara dirinya dari noda dan dosa, selalu berusaha melakukan perbuatan-perbuatan yang baik dan benar, pantang berbuat salah dan melakukan kejahatan terhadap orang lain, diri sendiri dan lingkungannya.

3 B. RUANG LINGKUP TAQWA Secara umum taqwa merupakan akulturasi dari pelaksanaan aturan Allah dalam hubungan manusia dengan Allah, dengan diri sendiri, sesama manusia, dan alam lingkungannya. ♥ Hubungan dengan Allah SWT Taat kepada Allah dan taat kepada rasul merupakan rangkaian yang tidak bisa dipisahkan, “Aku tinggalkan bagi kalian dua hal, apabila kalian berpegang teguh kepada keduanya, maka kalian tidak akan sesat”, dua hal tersebut adalah Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. Secara umum taqwa merupakan akulturasi dari pelaksanaan aturan Allah dalam hubungan manusia dengan Allah, dengan diri sendiri, sesama manusia, dan alam lingkungannya. ♥ Hubungan dengan Allah SWT Taat kepada Allah dan taat kepada rasul merupakan rangkaian yang tidak bisa dipisahkan, “Aku tinggalkan bagi kalian dua hal, apabila kalian berpegang teguh kepada keduanya, maka kalian tidak akan sesat”, dua hal tersebut adalah Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya.

4 Ketakwaan pada Allah dapat dilakukan dengan cara : beribadah kepada-Nya. mensyukuri nikmat-Nya dengan cara menerima,mengurus,memanfaatkan semua pemberian Allah kepada manusia bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah,tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan perbuatan jahat atau tercela. Ketakwaan pada Allah dapat dilakukan dengan cara : beribadah kepada-Nya. mensyukuri nikmat-Nya dengan cara menerima,mengurus,memanfaatkan semua pemberian Allah kepada manusia bersabar menerima cobaan Allah dalam makna tabah,tidak putus asa ketika mendapat musibah atau menerima bencana memohon ampun atas segala dosa dan tobat dalam makna sadar untuk tidak lagi melakukan perbuatan jahat atau tercela.

5 ♥ Hubungan manusia dengan dirinya sendiri Hubungan manusia dengan dirinya sendiri disebutkan cara-caranya didalam ayat-ayat takwa dan dicontohkan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang senantiasa memelihara kehormatan diri Sabar : sikap yang lahir dari penyerahan total terhadap Allah dan berkaitan dengan keyakinan tentang kekuasaan Allah. Syukur : menggunakan nikmat dari Allah melalui perbuatan Istiqamah : tegak berdiri diatas prinsip kebenaran yang diyakininya Ikhlas : hanya mengharap pahala dari Allah SWT Hubungan manusia dengan dirinya sendiri disebutkan cara-caranya didalam ayat-ayat takwa dan dicontohkan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW yang senantiasa memelihara kehormatan diri Sabar : sikap yang lahir dari penyerahan total terhadap Allah dan berkaitan dengan keyakinan tentang kekuasaan Allah. Syukur : menggunakan nikmat dari Allah melalui perbuatan Istiqamah : tegak berdiri diatas prinsip kebenaran yang diyakininya Ikhlas : hanya mengharap pahala dari Allah SWT

6 ♥ Hubungan dengan Sesama Manusia Hubungan manusia dengan sesama manusia lain dalam bermasyarakat dapat dipelihara, antara lain dengan cara : 1.tolong-menolong 2.suka memaafkan orang lain 3.menepati janji 4.lapang dada 5.menengakkan keadilan dan berlaku adil pada diri sendiri dan orang lain Hubungan manusia dengan sesama manusia lain dalam bermasyarakat dapat dipelihara, antara lain dengan cara : 1.tolong-menolong 2.suka memaafkan orang lain 3.menepati janji 4.lapang dada 5.menengakkan keadilan dan berlaku adil pada diri sendiri dan orang lain

7 a) Hubungan dengan Keluarga Berbakti kepada Orang Tua Allah SWT berfirman dalam QS. Lukman ayat 14: b) Hubungan dengan Masyarakat 1.Menegakkan Keadilan 2.Amar Makruf Nahyi Munkar : keberpihakan seorang muslim terhadap kebenaran, kendatipun kebenaran itu dapat merugikan dirinya. 3.Menyebarkan rahmat dan kasih sayang QS. An-Nisa ayat 36 : “Belum sempurna iman seseorang,kalau ia tidak baik terhadap tetangganya” b) Hubungan dengan Masyarakat 1.Menegakkan Keadilan 2.Amar Makruf Nahyi Munkar : keberpihakan seorang muslim terhadap kebenaran, kendatipun kebenaran itu dapat merugikan dirinya. 3.Menyebarkan rahmat dan kasih sayang QS. An-Nisa ayat 36 : “Belum sempurna iman seseorang,kalau ia tidak baik terhadap tetangganya” “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada kedua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan dan kepada kedua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu“

8 ♥ Hubungan manusia dengan lingkungannya Hubungan manusia dengan lingkungan hidupnya dapat dikembangkan, antara lain dengan memelihara dan menyayangi binatang dan tumbuh-tumbuhan, tanah, air, udara, serta semua alam semesta yang sengaja diciptakan Allah untuk kepentingan manusia dan makhluk lainnya. “Dia menciptakan kalian dari bumi dan menjadikan kalian pemakmurnya.” (QS. Hud : 61) “...dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.” (QS. Al-Qashshash, : 77)

9 C. KEDUDUKAN TAQWA DALAM ISLAM 1) Allah swt berfirman; “Dan sungguhnya Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu, bertakwalah kepada Allah” (QS.An-Nisa’:131) Ayat ini menerangkan bahwa pesan Allah kepada umat-umat terdahulu melalui para rasul yang diutus kepada mereka adalah taqwa. Tujuan umum diutusnya para rasul, tujuan syari’at, perintah dan wasiat adalah taqwa. 1) Allah swt berfirman; “Dan sungguhnya Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu, bertakwalah kepada Allah” (QS.An-Nisa’:131) Ayat ini menerangkan bahwa pesan Allah kepada umat-umat terdahulu melalui para rasul yang diutus kepada mereka adalah taqwa. Tujuan umum diutusnya para rasul, tujuan syari’at, perintah dan wasiat adalah taqwa.

10 2) Allah menjadikan taqwa sebagai ukuran jauh dan dekatnya seseorang dengan-Nya. Firman Allah swt : Allah menjadikan sebaik-baik bekal yang harus dipersiapkan manusia di dunia ini adalah taqwa. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.” (QS. Al-Hujurat:13) “Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang- orang yang berakal.” (QS.Al-Baqarah:197)

11 Allah menjadikan sebaik-baik pakaian yang menghiasi manusia di dunia ini adalah taqwa Ciri pakaian taqwa yaitu : menutup aurat, bersih, pantas dan wajar Pakaian yang menutup aurat adalah : 1.menutupi seluruh badan, kecuali muka, telapak tangan, kaki 2.longgar, tidak ketat 3.bahannya tidak tipis, sehingga warna kulit tidak kelihatan Ciri pakaian taqwa yaitu : menutup aurat, bersih, pantas dan wajar Pakaian yang menutup aurat adalah : 1.menutupi seluruh badan, kecuali muka, telapak tangan, kaki 2.longgar, tidak ketat 3.bahannya tidak tipis, sehingga warna kulit tidak kelihatan “Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik.” (QS.Al-A’raf:26)

12 aurat wanita adalah kehormatan, apabila tidak ditutupi, maka kulit yang seharusnya tertutupi terlihat atau nampak oleh yang bukan muhrim, maka akan menjadi lembing dan bara api di neraka nanti. Dan dengan taqwa itu pula Allah memudahkan segala urusan “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS.Ath-Thalaq : 4) Dan dengan taqwa itu pula Allah memudahkan segala urusan “Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (QS.Ath-Thalaq : 4) Ayat-ayat lain yang membicarakan tentang taqwa antara lain: QS.Al-Maidah : 27 QS.Al-A’raf : 201 QS.Al-Ahzab: 70-71

13 Beberapa contoh dari sebagian ayat-ayat al qur'an yang menjelaskan ciri-ciri orang yang bertaqwa : Surat Al Baqarah ayat 2 – 5, Al Kitab ini (Al Quran) adalah petunjuk buat orang yang bertaqwa, dengan ciri sebagai berikut: 1. Beriman pada yang ghaib 2. Mendirikan salat 3. Menafkahkan sebagaian rezeki yang ALlah kurniakan kepadanya 4. Beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad saw) dan sebelummu. 5. Yakin kepada hari akhirat Beberapa contoh dari sebagian ayat-ayat al qur'an yang menjelaskan ciri-ciri orang yang bertaqwa : Surat Al Baqarah ayat 2 – 5, Al Kitab ini (Al Quran) adalah petunjuk buat orang yang bertaqwa, dengan ciri sebagai berikut: 1. Beriman pada yang ghaib 2. Mendirikan salat 3. Menafkahkan sebagaian rezeki yang ALlah kurniakan kepadanya 4. Beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad saw) dan sebelummu. 5. Yakin kepada hari akhirat D. CIRI-CIRI ORANG BERTAQWA Surat Al-Qur’an lainnya yang membahas ciri orang bertaqwa antara lain : QS. Al baqarah ayat 177 dan QS. Aali 'Imraan ayat

14 Ciri orang bertaqwa yakni meliputi dua aspek dalam kehidupan sehari-hari : 1.AKHLAK (moral, karakter, tingkah laku) ORANG BERTAQWA (HABLUL MINALLAH) 2.USAHA (ekonominya) ORANG BERTAQWA (HABLUL MINANNAS) 1.AKHLAK (moral, karakter, tingkah laku) ORANG BERTAQWA (HABLUL MINALLAH) 2.USAHA (ekonominya) ORANG BERTAQWA (HABLUL MINANNAS)

15 SELESAISELESAISELESAISELESAI SELESAI TERIMA KASIHTERIMA KASIHTERIMA KASIHTERIMA KASIH TERIMA KASIH


Download ppt "TAKWA TAKWA. A. PENGERTIAN TAQWA 1. Takut kepada ALLAH : menjaga dan memelihara diri dari siksaan dan kemurkaan Allah SWT 2. Ketaatan dan ibadah : taat."

Similar presentations


Ads by Google